Blog

Latest News

Kesan Introvert dan Ekstrovert Dapat Melekat Pada Visual

Dproperty.co.id – Di antara banyaknya kesan, atau sebut saja citra visual, yang terdapat dalam ruang-ruang interior, ada beberapa yang dapat dengan mudah diterapkan. Kesan-kesan atau citra visual ini sangatlah berguna, bukan saja karena sebagian besar orang menganggapnya penting, tetapi juga karena kesan yang muncul pada sebuah ruang, menjadi nilai tambah kenyamanan bagi setiap penggunanya.

Suasana Ruang yang Memiliki Kesan Introvert

Untuk kebanyakan orang introvert, ruang yang terlalu mencolok bisa menjadi hal yang negatif dan berseberangan dengan sifat yang dimilikinya.

Istilah introvertextrovert, dan ambivert, pertama kali dipopulerkan oleh seorang psikolog terkenal dari Swiss, bernama Carl Gustav Jung (C.G Jung). Istilah ini tidak hanya terdapat pada sifat manusia terhadap lingkungan sosialnya, tetapi juga bisa digunakan manusia terhadap ruang.

Seorang introvert sangat senang untuk melakukan aktivitas yang bersifat soliter (dapat dilakukan sendirian tanpa bantuan orang lain). Kegiatan tersebut seperti menulis, membaca, mengoperasikan komputer, menonton film, memancing, dan lain sebagainya.

Banyak dari seniman, komposer lagu, penulis novel, atau penemu biasanya memiliki kepribadian introvert. Mereka lebih menyukai menikmati waktu yang dihabiskan sendirian, karena menurut mereka, sendirian adalah hal yang menyenangkan.

Untuk kebanyakan orang introvert, ruang yang terlalu mencolok bisa menjadi hal yang negatif dan berseberangan dengan sifat yang dimilikinya. Namun, ada pula sebagian introvert yang merasa ruang terlalu kosong dapat memancing reaksi keras, memicu perasaan ditinggalkan, dan isolasi.

Oleh sebab itu, memiliki furniture dan gaya dekorasi yang mengingatkan pada rasa nyaman dan terawat adalah kunci. Dan faktanya, kamar yang banyak terdapat sudut keras atau tajam, telah terbukti berhubungan dengan emosi negatif.

Para introvert jauh lebih mungkin untuk berkembang dalam ruang dengan suasana yang lembut dengan banyak permukaan bulat. Permukaan bersih dan ruang yang tidak penuh merupakan strategi utamanya.

Kekacauan dapat meningkatkan kadar hormon stres, kortisol, dan membuat pikiran bekerja lebih keras dari biasanya. Pribadi introvert akan merasa nyaman di ruang dengan furniture yang berkerumun di sudut daripada ditempatkan di sekelilingnya, karena menurutnya akan mirip seperti kerumunan sosial yang besar.

Untuk mengkreasi suasana atau citra visual ruang yang identik dengan kepribadian introvert, adalah penempatan yang baik dari elemen-elemen interior yang digunakan bersifat fungsional, sehingga lebih membantu pengguna dalam pemakaiannya.

Penempatan furniture yang tidak disimpan disekeliling juga membantu dalam meningkatkan kesan ini. Penerapan elemen interior yang tidak mencolok, pengunaan furniture yang nyaman, dan penerapan benda yang memiliki sudut pun bisa lebih menekankan kesan introvert pada ruangan.

Suasana Ruang yang Memiliki Kesan Extrovert

Desain ruang yang nyaman adalah desain yang dipilih berdasarkan kepribadian atau intuisi penghuninya. – Diana Hadchity Chedrawy, Leovan Design.

Sementara introvert memiliki kepribadian terbuka, extrovert adalah kebalikannya. Ini adalah karakter seseorang yang memiliki kepribadian tertutup.

Seorang introvert dengan seorang extrovert tentu memiliki selera yang berbeda. Tidak terkecuali terhadap konsep atau gagasan ruang interiornya.

Sesuai dengan kekhasan pribadi seorang extrovert, terutama dalam hal aspek sosialnya, mereka lebih memilih penempatan posisi ruang yang cenderung berkerumun ditengah dengan penerapan gaya desain yang berani dan ditunjang warna-warna terang.

Open space adalah nuansa ruang yang sering diaplikasikan pemakaiannya oleh orang extrovert. Ini terjadi karena tidak terlalu banyak sekat yang terkandung di dalamnya. Denah terbuka ini juga bisa memberikan keleluasaan bagi mereka saat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

Penggunaan sofa bed lebih memiliki nilai yang lebih bagi orang-orang extrovert, karena hal ini mereka anggap bisa menambah kenyamanan bagi dirinya dan orang lain saat berinteraksi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *