Blog

Latest News

Tips Desain Rumah Minimalis

Dproperty.co.id – Banyak tren gaya datang silih berganti setiap tahun. Sebenarnya yang dipromosikan sebagai tren sering kali bukan sesuatu yang baru. Melainkan sesuatu yang sudah pernah populer di era sebelumnya, entah 10 atau 20 tahun yang lalu. Sedangkan sesuatu gaya busana, tren makanan, gaya hidup, atau gaya arsitektur tetap hidup dan ada meski tahun ini bukan giliran mereka untuk dipromosikan. Demikian juga gaya minimalis akan terus ada meski di masa mendatang gaya ini akan digantikan oleh gaya lainnya. Agar kita tak mudah gentar pada perubahan tren, sebaiknya dipikirkan secara matang benarkah gaya ini atau gaya itu yang kita inginkan? 

Desain rumah minimalis cenderung geometris

Sesuai dengan makna harafiahnya, minimal artinya cenderung kurang, paling sedikit, atau pas. Desain rumah minimalis umumnya berbentuk geometris, yaitu kubus atau kotak tanpa atap pelana atau perisai. Di bidang arsitektur, gerakan minimalisme diawali oleh De Stijl dan Bauhaus di era 1920-an. Bila De Stijl mengedepankan abstraksi dan mengurangi ornamen-ornamen seni untuk kembali ke esensi bentuk dan warna, gerakan Bauhaus mempromosikan produksi massa serta perpaduan seni dan kerajinan dengan teknologi. Bentuk geometris adalah bentuk dasar rumah atau bangunan yang dikenal manusia sejak berpuluh tahun silam. Sedangkan atap datar dipilih karena atap jenis ini lebih cepat dibangun untuk sekelompok hunian yang dibangun secara massal. 

Ringkas dan bersih

Bila sudah yakin memilih dan menjadikah minimalisme sebagai gaya hidup, maka langkah paling mudah yang bisa diterapkan adalah menjaga kebersihan dan kerapian rumah. Agar sejalan dengan tujuan ini, desain rumah minimalis perlu dilengkapi dengan tempat-tempat penyimpanan di semua ruangan. Dapur sebagai pusat aktivitas berat di rumah seringkali tak terhindarkan dari keruwetan. Oleh karena itu sangat disarankan agar desain rumah minimalis menyematkan tempat-tempat penyimpanan yang besar, mudah diakses, dan tidak menghambat lalu lalang penghuni rumah. Usahakan agar dinding hanyalah dinding utama yang membatasi sekeliling area rumah, tidak ada dinding yang berdiri di tengah-tengah ruangan. Akan lebih baik lagi bila dapur terintegrasi dengan ruangan lain seperti ruang tamu atau ruang makan(open space). 

Kohesifitas

Dalam desain rumah minimalis, kohesifitas adalah penting agar tercipta kesinambungan antar elemen dengan cara sederhana. Usahakan agar potongan elemen-elemen dalam ruangan tampak sama dan saling melengkapi, tidak terlalu banyak detil, lebih sedikit warna, dan tidak terlihat tumpang tindih. Pada gambar ini, tempat penyimpanan ditata mengelilingi ruangan dengan bentuk geometris yang simpel dan serba lurus. Agar lebih serasi, furnitur lain di ruangan itu sebaiknya juga memiliki bentuk geometris yang senada. Tempat penyimpanan dinding geometris semacam ini juga menciptakan keterkaitan antara interior rumah dan eksterior rumah minimalis yang serba geometris.   

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *